Islam, Perempuan dan Ruang Publik (1)
(www.wartatv.com) : Perbincangan bahwa lelaki adalah pemimpin bagi perempuan sebenarnya sudah lewat, karena saat ini tentang pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan sudah sedemikian terbuka. Arrijaalu diartikan sebagai laki-laki secara jender. Lelaki bukan lebih dari perempuan melainkan karena atas kemuliaannya laki-laki itu. Rasululullah saja ketika itu, yang jadi pemimpin rumah tangganya ketika di Makkah adalah Khadijah. Jadi dengan demikian tidak perlu ada pertentangan apakah perempuan boleh jadi pemimpin/presiden atau tidak. Kalau masih ada yang mempersoalkan, itu sudah ketinggalan.
Kamerawan: Krus Haryanto dan Fahmi
Kamerawan: Krus Haryanto dan Fahmi
Views: 3697
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman







