MRT Berbasis Kereta Solusi Tepat Atasi Kemacetan
(www.wartatv.com) : Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam sebuah kesempatan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengatasi masalah kemacetan di Jakarta. Langkah kongkrit yang sudah dilakukan adalah dengan mengoperasikan bus transjakarta.
Hanya saja, menurut Fauzi Bowo, salah satu upaya mengatasi kemacetan di Jakarta adalah dengan pelaksanaan Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta).
Foke memaparkan jika kereta adalah sarana transportasi masal yang sangat efektif dan efisien. Selain itu, harga tiket kereta yang murah dan terjangkau oleh semua lapisan, membuatnya yakin MRT berbasis kereta dapat dilaksanakan.
Sebenarnya dalam membangun MRT Jakarta, Pemda DKI Jakarta sudah mendirikan PT MRT Jakarta pada Juni 2008 lalu.
Dalam agendanya, Mass Rapid Transit Jakarta yang berbasis rel, rencananya akan membentang kurang lebih ±110.8 km, yang terdiri dari Koridor Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ±23.8 km dan Koridor Timur – Barat sepanjang kurang lebih ±87 km.
Selanjutnya, pembangunan koridor Selatan-Utara rencananya membentang dari Lebak Bulus–Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap dengan target mulai beroperasi pada akhir 2016.
Hanya saja, menurut Fauzi Bowo, salah satu upaya mengatasi kemacetan di Jakarta adalah dengan pelaksanaan Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta).
Foke memaparkan jika kereta adalah sarana transportasi masal yang sangat efektif dan efisien. Selain itu, harga tiket kereta yang murah dan terjangkau oleh semua lapisan, membuatnya yakin MRT berbasis kereta dapat dilaksanakan.
Sebenarnya dalam membangun MRT Jakarta, Pemda DKI Jakarta sudah mendirikan PT MRT Jakarta pada Juni 2008 lalu.
Dalam agendanya, Mass Rapid Transit Jakarta yang berbasis rel, rencananya akan membentang kurang lebih ±110.8 km, yang terdiri dari Koridor Selatan – Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ±23.8 km dan Koridor Timur – Barat sepanjang kurang lebih ±87 km.
Selanjutnya, pembangunan koridor Selatan-Utara rencananya membentang dari Lebak Bulus–Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap dengan target mulai beroperasi pada akhir 2016.
Views: 1068
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman







