(www.wartatv.com) : Kontroversi alih fugsi Taman Wiladatika Cibubur yang selama ini menjadi pusat pelatihan Gerakan Pramuka tidak perlu terjadi kalau saja masyarakat tahu tujuan revitalisasi kawasan itu. Kepala Humas Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kodrat Pramudho menjelaskan, revitalisasi lahan seluas 19 hektar dimaksudkan agar fungsi lahan bisa optimal. Kawasan ini sebagian akan dibangun pusat belanja dan rekreasi, sementara Pusdiklat Pramuka dipindahkan ke bumi perkemahan Cibubur bergabung dengan Kampus Pramuka di lahan 200 hektar. Jadi tidak akan mengubah fungsi lahan yang 38 persen bangunan dan 62 persen jalur hijau. Revitalisasi ini sekaligus memindahkan bangunan wisma yang sudah 30 tahun berdiri dan tak layak lagi dipertahankan.
Kodrat meyakinkan jalur hijau tetap dipertahankan, sehingga tak perlu lagi dikhawatirkan. Justru revitalisasi ini menjadi penting sesuai dengan arah Gerakan Pramuka di masa mendatang yang membutuhkan dana cukup banyak. Dan dari revitalisasi kawasan ini, pramuka akan mendapatkan dana sewa sedikitnya Rp510 milyar.
Laporan: Andi nur fatihin dan Hairuni
Kodrat meyakinkan jalur hijau tetap dipertahankan, sehingga tak perlu lagi dikhawatirkan. Justru revitalisasi ini menjadi penting sesuai dengan arah Gerakan Pramuka di masa mendatang yang membutuhkan dana cukup banyak. Dan dari revitalisasi kawasan ini, pramuka akan mendapatkan dana sewa sedikitnya Rp510 milyar.
Laporan: Andi nur fatihin dan Hairuni
Views: 2089
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman
Dari: Syaefurrahman







